Diet Gagal Ginjal Akut

Penyakit gagal ginjal akut terjadi karena menurunnya dari fungsi ginjal secara mendadak yang terlihat dari pada penurunan Glomeruli Filtration Rate (GFR) atau Tes Kliren Kreatinin (TKK) dan juga terganggunya suatu kemampuna ginjal untuk mengeluarkan produk-produk sisa dari metabolisme. Penyakit gagal ginjal yang bersifat akut ini juga disertai dengan oliguria urinnya kurang dari 500 ml per 24 jam sampai anuria. Penyebab dari gagal ginjal akut  juga bisa terjadi karena bermacam-macam, misalnya adalah kekurangan cairan tubuh yang secara berlenbihan yang terjadi karena penyakit diare dan juga muntah, pendarahan yang terjadi sangat hebat atau juga trauma yang dirasa pada ginjal karena adanya kecelakaan, keracunan obat, dan juga luka bakar. Hal yang bisa dilakukan untuk mengobati masalah gagal ginjal ini adalah dengan melakukan diet gagal ginjal akut.

Tujuan yang dilakukan dari diet gagal ginjal akut adalah untuk memberikan makanan yang cukup namun tidak memberikan pembebanan pada fungsi ginjal. Manfaat lainnya adalah untuk menurunkan kadar ureum di dalam darah, menjaga keseimbangan dari cairan dan juga elektrolit, serta membantu memperbaiki dan bisa mempertahankan status gizi optimal dan bisa mempercepat proses penyembuhan.

Syarat dari diet gagal ginjal akut adalah :

  1. Energy yang diperlukan cukup untuk mencegah terjadinya metabolisme, yakni 25-35 kkal.kg BB.
  2. Protein yang harus sesuai dengan katabolisme proteinnya yakni 0,6-1,5 g/kg Bb. Pada katabolic ringan yang kebutuhan proteinnya 0,6-1 g/kg BBb, katabolic sedang 0,8-1,2 g/kg BB, dan katabolic berat 1-1,5 g/kg BB.

Terdapat bahan-bahan makanan yang harus diatur secara ketat untuk mengatasi masalah gagal ginjal akut ini sebagai bentuk pengobatan dalam bentuk diet gagal ginjal akut. Sodium dan kalium yang harus diperhatikan, dan fosfor serta kalsium. Tubuh memerlukan keseimbangan dari fosfor dan juga kalsium, terutama untuk membangun massa tulang. Jika ginjal tidak berfungsi lagi maka kadar fosfor akan menjadi naik sehingga kalsium kemudian akan menjadi turun. Agar aliran darah menjadi tetap stabl, maka pasokan kalsium diamnilo dari dalam tulang sehingga massa kalsiumnya dalam tulang menjadi berkurang. Dan hal ini bisa menyebabkan tulang mudah menjadi retak dan patah.

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gagal Ginjal Adalah

Gagal ginjal dapat berupa akut atau kronik. Hilangnya fungsi ginjal normal pada kedua gagal ginjal tersebut mengakibatkan ketidak mampuan tubuh mempertahankan homeotasis cairan, elektrolit dan asam basa. Jika terjadi gagal ginjal kronik maka seiring dengan waktu terjadi sekuela lain akibat gangguan fungsional ginjal. Gejala yang timbul karena berkurangnya fungsi ginjal secara kolektif disebut sindrom uremik.

Gagal ginjal adalah akibat gagalnya ginjal membuang metabolit yang terkumpul dari darah. Akibatnya adalah gangguan keseimbangan elektrolit, asam basa dan air.

gagal ginjalGambar : salah satu bagian ginjal yang mengalami kerusakan

Gagal ginjal akut adalah sindrom klinis di mana ginjal tidak lagi mengekskresi produk-produk limbah metabolisme, biasanya karena hipoperfusi ginjal. Sindrom ini bisa berakibat azotemia (uremia) yaitu akumulasi produk limbah nitrogen dalam darah dan oliguria dimana haluarn urine kurang dari 400ml/24 jam.

Menurut penelitian Levinsky dan Alexander (1976), gagal ginjal akut terjadi akibat penyebab-penyebab yang berbeda. Ternyata 43% dari 2200 kasus gagal ginjal akut berhubungan dengan trauma atau tindakan bedah, 26% dengan berbagai kondisi medik, 13% pada kehamilan dan 9% disebabkan nefrotoksin. Penyebab gagal ginjal akut dibagi dalam kategori pra rena, renal, dan pasca renal.

Gagal ginjal karena penyebab renal terjadi akibat oerubahan parenkim ginjal yang merusak nefron. Faktor-faktor penyebabnya macam-macam. Glomerulonefritis akut dapat terjadi akibat infeksi streptococcus. Kelainan patologisnya adalah proliferasi sel-sel glomerular, nekrosis kapiler glomerular, atau eksudasi leukosit ke dalam glomerulus. Penyakit vaskular ginjal dapat terjadi setelah oklusi renal, poliarteritis nodosa angitis hipersensitivitas, nefrosklerosis atau trombosis vena ginjal. Penyakit vaskular ginjal terjadi akibat kelainan yang dapat berakibat penyempitan arteri, penebalan arteriol aferen atau radang dan nekrosis dinding arteri. Nefritis interstisial berat bisa menyertai bular akut menunjukkan kerusakan akut pada epitel tubulus ginjal.

Sedagkan penyebab pasca renal mencakup onstruksi saluran kemih akibat obstruksi uretra, batu, hipertrofi prostat dan tumor. Ciri unik gagal ginjal pasca renal adalah terjadinya anuria yang tidak selalu terjadi pada gagal renal atau pra renal.

Oleh karena penyakit gagal ginjal ini sering tidak disadari oleh penderita atau gejala dan risiko dari penyakit gagal ginjal ini. Tak sedikit orang yang mampu bertahan ketika didapati menderita penyakit gagal ginjal. Salah satu tindakan pengobatan yang paling dekat dan sering menjadi pilihan utama bagi pengobatan gagal ginjal adalah melakukan pencangkokan ginjal atau transplantasi ginjal. Namun sayangnya, di dunia ini masih sedikit, bahkan hampir tidak dapat menemukan pendonor ginjal. Sekalipun ada belum ginjal pendonor sesuai atau cocok untuk didonorkan untuk penderit gagal ginjal.

Namun di samping itu, pengobatan gagal ginjal dengan melakukan pencangkokan ginjal tidak selalu menuai hasil yang bagus. Risiko atau efek samping di kemudian waktu akan timbul. Di samping melakukan operasi pencangkokan ginjal. Disarankan untuk melakukan terapi pola dan gaya hidup yang sehat dan seimbang serta menghindari berbagai risiko dan penyebab yang mungkin dapat menimbulkan penyakit gagal ginjal baru.

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Operasi Gagal Ginjal

Salah satu organ tubuh manusia yang penting adalah ginjal. Ginjal mempunyai fungsi untuk menyaring pembuangan elektrolit tubuh, menjaga keseimbangan cairan dan zat-zat kimia tubuh seperti kalium dan sodium di dalam darah atau memproduksi urine. Fungsi dari ginjal ini bisa mengalami penurunan dan bahkan bisa tidak mampu bekerja sama sekali atau yang biasa disebut dengan penyakit gagal ginjal.

Gagal ginjal adalah kondisi dimana ginjal gagal berfungsi dan fungsinya hanya 15% dari yang seharusnya. Gagal ginjal merupakan stadium akhir dari penyakit ginjal kronik. Prevalensi gagal ginjal di Indonesia saat ini sekitar 7%. Meskipun belum terdapat data akurat mengenai jumlah pasti penderita gagal ginjal jumlahnya diperkirakan sekitar 10.000 orang, dilihat dari jumlah pasien yang melakukan terapi pengganti. Tujuannya, untuk mendukung fungsi ginal pasien yang hanya tersisa 15% sehingga tidak mencukupi untuk aktivitas sehari-hari. Terapi ginjal pengganti data berupa cuci darah atau transplantasi ginjal.

operasi gagal ginjal

Namun, menjalani sisa hidup dengan cuci darah, meski cuci darah bukan akhir dari segalanya-dua kali seminggu atau tiga kali seminggu bagi seseorang yang divonis gagal ginjal bukanlah pilihan mudah. Karena itu, cangkok ginjal adalah sebuah pilihan. Hal ini karena transplantasi ginjal dapat mengatasi seluruh komplikasi yang terjadi akibat penurun fungsi ginjal. Selain itu, lebih unggul dari segi prosedur, kualitas hidup, ketergantungan pada fasilitas medik, maupun biaya.

Gagal ginjal memberikan hasil yang lebih baik ketimbang dialisis kronik pada prosedurnya yang lebih ringkas, 1 kali sementara dialisis kronik memerlukan waktu seumur hidup. Dengan cangkok ginjal, kualitas hidup akan jauh lebih baik. angka kematian pada cangkok ginjal juga jauh lebih rendah sekitar 4-8% bila dibandingkan dialisis kronik yang mencapai angka kematian 20-25%.

Namun dalam melakukan transplantasi ginjal tidak semudah itu, ada beberapa prosedur yang harus dilakukan untuk menentukan persiapan operasi transplantasi ginjal :

1. Pemeriksaan fisik, darah, rontgen jantung dan paru-paru
2. Pemeriksaan tingkat kecocokandonor ditinjau dari 3 aspek yakni : kecocokan golongan darah, tipe organ, dan pengecekan ulang ke calon penerima donor untuk melihat ada tidaknya infeksi atau reaksi negatif
3. Menjaga kesehatan pikiran dan tubuh
4. Minumlah obat sesuai yang diresepkan
5. Diet dan melakukan pedoman berolahraga
6. Jagalah semua janji dengan tim perawatan kesehatan
7. Melakukan kegiatan yang menyehatkan seperti istirahat dan menghabiskan waktu dengan keluarga dan teman
8. Menjaga cara pandang positif
9. Bila menunggu ginjal yang didonasikan (memerlukan beberapa tahun atau lebih lama), pastikan tim medis transplantasi ginjal mengetahui cara menghubungi pasien sepanjang waktu.

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gagal Ginjal Akut Pada Anak

gagal-ginjal-akut-anakginjal adalah ketidakmampuan ginjal untuk mengeluarkan pembuangan, membersihkan urine dan menghemat elektrolit. Ini bisa terjadi dengan tiba-tiba dalam merespon perfusi yang tidak adekuat. Azotemia dan uremia adalah faktor yang sering dihubungkan dengan gagal ginjal. Azotemia adalah pengumpulan pembuangan nitrogen dalam darah. Uremia adalah kondisi yang lebih lanjut yang menyimpan nitrogen yang menghasilkan racun. Azotemia tidak mengancam hidup, sedangkan uremia adalah kondisi yang serius yang sering melibatkan sistem tubuh yang lain.

Gagal ginjal akut (GGA) adalah penurunan fungsi ginjal mendadak dengan akibat hilangnya kemampuan ginjal untuk mempertahankan homeostasis tubuh.(1,5,10) Adapula yang mendefinisikan gagal ginjal akut sebagai suatu sindrom yang ditandai dengan penurunan fungsi ginjal yang mendadak dengan akibat terjadinya penimbunan hasil metabolit persenyawaan nitrogen seperti ureum dan kreatinin.(2,3,7,12) Fine menambahkan dalam kriteria diagnosis GGA yaitu terjadinya peningkatan kadar kreatinin darah secara progresif 0,5 mg/dL per hari. Peningkatan kadar ureum darah adalah sekitar 10-20 mg/dL per hari, kecuali bila terjadi keadaan hiperkatabolisme dapat mencapai 100 mg/dL per hari.

Insiden gagal ginjal kronik pada anak lebih jarang dibandingkan pada dewasa tetapi memiliki akibat yang lebih buruk terhadap pertumbuhan dan perkembangan. Biasanya gejala klinis belum terlihat hingga terjadi penurunan fungsi ginjal sampai 60-80%. Gejala klinis mungkin tidak jelas yaitu adanya gagal tumbuh, anoreksia dan nokturia atau dapat berupa gejala akut pada krisis kronik yang dapat disebabkan oleh adanya infeksi. Infeki saluran kemih atau pengeluaran garam dapat mempercepat perburukan fungsi ginjal, sementara infeksi ekstra renal yang disertai meningkatnya katabolisme dan muntah-muntah dapat menyebabkan penurunan laju filtrasi gloumerulus yang mendadak.

Anak dengan gagal ginjal kronik harus diawasi oleh tim nefrologi anak yang mampu memberikan perawatan yang optimal yang terdiri dari pemberian diet khusus, kemungkinan tidakan bedah dan persiapan psikologis jika akan dilakukan dialisis atau transplantasi. Gangguan pertumbuhan pada gagal ginjal kronik merupakan masalah yang multifaktorial, tetapi dengan pemberian diet yang agresif disertai suplemen pada anak besar atau dengan pemberian makanan melalui ansigastri atau gastrostomi pada anak usia 2 tahun pertama, dapat membantu mencegah terjadinya perawakan pendek yang sering tampak pada anak dengan gagal ginjal kronik.

Pada keadaan yang lebih berat, di mana kemampuan filtrasi glomerulus semakin rendah, di bawah 10 ml/menit/1,73 m2, disebut sebagai stadium terminal dari penyakit ginjal ini. Bila pada stadium ini tidak dilakukan usaha untuk menopang fungsi ginjal maka umur anak tidak dapat dipertahankan lagi. Dialisis atau transplantasi adalah satu cara untuk menekan komplikasi serius akibat gagal ginjal kronik.

Penyebab dari gagal ginjal kronik dan stadium terminal penyakit ginjal pada anak dan remaja adalah : glomerulusonefritis, nefropati refluks, ekainan kongenital (sindrom Alport, nefronoptisi, sistinosis, penyakit polisistik, dll), displasia (dengan obstruksi atua tanpa obstruksi) dan sondroma uremik hemolitik.

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Operasi Gagal Ginjal

Meski istilah gagal ginjal sudah akrab di telinga masyarakat, untuk istilah cangkok ginjal sendiri masih jauh tertinggal. Transplantasi adalah usaha untuk memindahkan sebagian dari bagian tubuh dari satu tempat ke tempat lain pada tubuhnya sendiri atau memindahkan sel, jaringan, (kumpulan jaringan) atau organ tubuh dari donor kepala resipien.

Transplantasi ginjal mencakup dua komponen penting, yaitu ekplantasi dan implantasi. Eksplantasi adalah usaha mengambil jaringan atau organ manusia yang hidup atau yang sudah meninggal. Sementara implantasi adalah usaha menempatkan jaringan atau organ tubuh tersebut kepada bagian tubuh sendiri atau tubuh orang lain.

transplantasi-ginjal

Jenis tranplantasi ginjal terbagi atas dua kategori yakni donor yang berasal dari orang  yang sudah meninggal dan donor hidup. Donor dari orang yang sudah meninggal terdiri dari heart-beating donor yakni mereka yang otaknya sudah tidak berfungsi atau terjadi pendarahan di otak akibat mengalami kecelakaan dan non heart beating donor yakni mereka yang denyut jantungnya sudah tidak ada.

Sementara itu donor dari orang yang masih hidup  kebanyakan berasal dari keluarga dekat seperti orangtua, saudara maupun pasangan serta teman dekat karena dianggap lebih cocok sehingga hasilnya dapat lebih bagus. Selain itu ginjal yang berasal dari donor hidup cenderung memiliki jangka hidup yang lebih panjang.

Namun demikian dengan kemajuan obat-obatan saat ini, tren donor ginjal saat ini, tidak lagi harus memiliki hubungan darah dengan resipien, memungkinkan kesesuaian dalam pendonoran darah. Berdasarkan data dari RSCM dalam 2 tahun terakhir ini dari 25 pasien yang dilakukan transplantasi ginjal mendapatkan donor yang bukan keluarga ada 13 orang dan dengan protokol obat saat itu memungkinkan untuk dilakukan dengan baik.

Transplantasi ginjal memang memiliki dua pilihan donor. Donor hidup atau donor kadaver. Meski begitu, donor hidup merupakan pilihan optimal, lebih baik daripada donor jenazah. Manfaat yang diperoleh dari transplantasi ginjal dengan donor hidup adalah waktu tunggu lebih pendek, meningkatnya kualitas hidup, kejadian infeksi luka operasi lebih sedikit, kerapihan jahtan (kosmetik) lebih baik, nyeri pasca operasi lebih ringan diagnosis lebih baik, insiden lebih rendah, waktu rawat inap lebih pendek, dan biaya lebih terjangkau. Pada donor hidup, ginjal diambil dari manusia hiduo yan sehat dan memenuhi kriteria seleksi untuk dilakukan transplantasi ginjal.

Transplantasi ginjal sudah semakin mendesak untuk dilakukan mengingat penyandang gagal ginjal di Indonesia cenderung meningkat. Namun demikian, pada kenyataannya masih banyak hambatan dalam proses transplantasi ginjal, masalah utamanya disebabkan oleh keengganan masyarakat menjadi donor padahal kebutuhan akan hal ini tinggi. Pangkal masalah ini  tidak lepas dari dua persepsi yang masih keliru tentang cangkok ginjal. Persepsi pertama adalah hidup dengan satu ginjal akan membahayakan tubuh. Persepsi kedua adalah cangkok ginjal merupakan suatu operasi yang menakutkan.

Entah itu pasien dan pendonor kualitas hidup pasca operasi akan sama-sama baik. lalu meyoal pandangan negatif tentang operasi cangkok ginjal diperlukan suatu jenis tatalaksana yang aman, efektif, dan bersifat minimal invasive.

 

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gagal Ginjal Akut

Gagal ginjal adalah hilangnya fungsi ginjal. Karena ginjal memiliki peran vital dalam mempertahankan homeostatis, gagal ginjal menyebabkan efek sistemik multipel. Semua upaya untuk mencegah gagal ginjal akut amat penting. Dengan demikian, gagal ginjal harus diobati secara agresif.

Gagal ginjal akut adalah penurunan fungsi ginjal tiba-tiba yang ditentukan dengan peningkatan kadar BUN dan kreatinin plasma. Mencegah gagal ginjal dengan cara menanggulanginya sedini mungkin.

penyebab-gagal-ginjal

Penyakit ginjal dapat bersifat kronis dan salah satu akibatnya adalah gagal ginjal akut. Oleh karena itu, lebih baik menemukan secara dini dan mengatasinya sehingga tidak menjadi berkepanjangan yang menimbulkan penderitaan dan kerugian yang akan bertambah besar di kemudian hari.

Banyak penyebab gagal ginjal yang merupakan penyakit yang menyerang ginjal itu sendiri. Hal-hal tersebut termasuk glomerulonefritis, vaskulitis, obat-obatan yang bersifat nefrotoksik, rabdomiolisis, nefritis intersisial, sindrom hemolitik/ uremik. dan mieloma.

Penyebab gagal ginjal akut :

  • Hipovolemia, pendarahan, dehidrasi, muntah, diare, diaforesis, pengisapan lambung, diabetes mellitus dan diabetes insipidus, luka bakar dan drainase luka, sirosis.
  • Penurunan curah jantung, gagal jantung kongestif, infark miokard, temponade jantng, distrimia.
Posted in Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gagal Ginjal

Gagal ginjal terminal (GGT) terjadi bila fungsi ginjal sudah sangat buruk dan penderita mengalami gangguan metabolisme protein, lemak dan karbohidrat. Ginjal yang sakit tidak bisa menahan protein darah (albumin) yang seharusnya dilepaskan ke urine. Awalnya terdapat dalam jumlah sedikit (mikro-albuminuria).

Bila kondisinya semakin parah akan terdapat pula protein lain (proteinuria). Jadi berkurangnya fungsi ginjal menyebabkan terjadinya penumpukan hasil pemcecahan protein yang beracun bagi tubuh, yaitu ureum dan nitrogen. Gangguan itu disebut sindroma uremia dengan gejala mual dan muntah.

Gambar 1: Salah satu bagian ginjal manusia yang tidak berfungsi sebagai tanda dari gagal ginjal

Gambar 2 : Hemodialisis atau cuci darah merupakan bagian dari salah satu pengobatan gagal ginjal

Sungguh sulit bagi seseorang untuk menerima kenyataan bahwa ia harus menjalani cuci darah seumur hidup. Selain biayanya mahal, dampak ikutan dari proses cuci darah itu pun membuat hidup menjadi tidak nyaman. Hal tersebut harus demikian, karena ginjal tidak mampu berfungsi lagi.

Gagal ginjal termasuk silent killer yang berkembang tanpa memberikan gejala sebagai tanda peringatan, tahu-tahu sudah menjadi kasus yang berat. Begitu fungsi ginjal sudah tinggal di bawah 5%, ginjal hampir tidak berfungsi lagi, dan cuci darah pun dilakukan.

Padahal, gagal ginjal mungkin di awali dari hal yang sepele, yaitu pola makan tinggi lemak dan karbohidrat, kurang gerak, dehidrasi (kurang minum) atau infeksi saluran kemih yang umum dialami oleh penduduk kota sekarang ini. Karena itu, waspadailah bila Anda mengalami infeksi saluran kemih yang berulang atau menderita batu ginjal.

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyembuhan Gagal Ginjal

Penanggulangan gagal ginjal tergantung dari sumber penyebabnya, mereka yang tervonis menderita gagal ginjal kemudian melakukan upaya pengobatan, umumnya hanya bertujuan untuk mengendalikan gejala-gejala gagal ginjal berlanjut, memperkecil terjadinya komplikasi dan faktor risiko dari gagal ginjal serta memperlambat perkembangan penyakit gagal ginjal. Sebagai contoh, seseorang yang tervonis gagal ginjal harus melakukan diet menurunkan intake sodium, kalium, protein dan cairan. Jika terdeteksi adanya penyebab lain yang dari penyakit tertentu, kemungkinan dokter akan memberikan obat-obatan atau terapi misalnya obat untuk mengatasi hipertensi, anemia atau mungkin karena kolesterol tinggi.

Seseorang yang sudah tervonis mengalami gagal ginjal harus terus diperhatikan pada pemasukan dan pengeluaran cairan, untuk mengetahui upaya pengobatan yang dapat dilakukan secara maksimal. Banyak penderita gagal ginjal melakukan pengobatan dengan cara cuci darah yang dapat dilakukan secara terus-menerus yang tentunya menghabiskan banyak biaya, cara lainnya yang dapat dilakukan adalah dengan menjalani operasi pembedahan transplantasi ginjal atau cangkok ginjal.

Jika penyakit gagal ginjal itu disebabkan adanya penyakit lain yang membawa pengaruh terhadap gagal ginjal, seseorang harus yang terdiagnosis juga harus memperhatikan konsumsi obat-obatan seeprti obat rematik, obat antihipertensi, obat antibiotik jika terus dikonsumsi dikhawatirkan berdampak buruk pada kerusakan organ ginjal. Hindari pula kekurangan cairan (muntaber) dan periksa kesehatan secara berkala.

Mungkin beberapa jenis obat berikut ini yang dapat digunakan untuk membantu mengendalikan beberapa hal yang berkaitan dengan gagal ginjal, seperti :

1. Obat-obatan yang menurunkan fosfor [calcium carbonate (Caltrate), calcitriol (Rocaltrol), sevelamer (Renagel)]
2. Stimulasi produksi sel darah merah [erythropoietin, darbepoetin (Aranesp)]
3. Produksi sel darah merah (iron supplements)
4. Obat-obat tekanan darah
5. Vitamin-Vitamin

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , | Leave a comment

Gejala Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal yang disebabkan adanya kerusakan akibat luka atau infeksi sehingga melumpuhkan kemampuan kerja organ ginjal atau dalam arti ginjal tidak dapat berfungsi sebagaimana mestinya. Gagal ginjal yang dibawa dari banyaknya penyakit terdahulu yang mungkin memberi pengaruh langsung pada fungsi organ ginjal. Penyakit gagal ginjal yang dilatar belakangi oleh adanya penyakit lain seperti hipertensi, diabetes mellitus, gangguan pada saluran kemih dan penyakit lainnya yang memberi dampak negatif pada fungsi organ ginjal.

Mereka yang terserang gagal ginjal akan menimbulkan gejala seperti mata bengkak, nyeri pada kaki, nyeri pinggang yang sangat berat dirasakan (kolik), sakit kencing, sering anyang-anyangan ketika berkemih (air kemih keluar sedikit-sedikit), air kemih berwarna merah karena bercampur darah, sering berkemih namun jarang minum. Adapula gejala lainnya karena kelainan urine : protein, sel darah merah (eritrosit), sel darah putih (leukosit), bakteri.

Secara garis besar, gejala dari penyakit gagal ginjal adalah :

1. Pada awal permulaan, mungkin gagal ginjal tidak memberi atau menunjukkan gejala yang mudah dikenali dan terlihat oleh mata. Namun ketika fungsi ginjal mengalami penurunan kerja yang dikaitkan dengan ketidak mampuan ginjal untuk mengatur keseimbangan-keseimbangan air dan elektrolitnya, ketidak mampuan ginjal untuk membersihkan sisa-sisa metabolisme tubuh, ketidak mampuan organ ginjal dalam membantu memproduksi sel darah merah yang sehat. Ketidak mampuan ginjal dalam menjalankan fungsi kerjanya akan menuai pada penurunan tingkat kesehatan seperti tubuh terasa lemah dan lelah, napas menjadi pendek, tubuh menjadi tidak bergairah, dan terjadi pembengkakan di suatu bagian tubuh. Keadaan yang demikian akan semakin mengancam jiwa.

2. Adanya metabolic acidosis atau terjadi peningkatan keasaman tubuh yang disebabkan oleh ketidak mampuan ginjal untuk menghasilkan bicarbonate, mengubah metabolisme ennzim dan oksigen yang menyebabkan gagal organ.

3. Ketidak mampuan ginjal untuk mengeluarkan dan kenaikan kadar potasium di dalam serum (hyperkalemia) yang dikaitkan dengan gangguan pada kerja jantung yang fatal (hypocalcemia).

4. Adanya peningkatan pada urea yang ada didalam darah (uremia) yang dapat mempengaruhi fungsi dari beberapa organ mulai dari otak (encephalopathy) dengan adanya perubahan dari pemikiran, terjadi peradangan dari lapisan jantung/heart lining (pericarditis), tingkat kalsium yang rendah hingga mengurangi fungsi kerja dari otot tubuh.

5. Karena anemia atau kurang darah atau kurang sel darah merah. Anemia yang disebabkan oleh tubuh yang kekurangan sel darah merah (eritrosit) dan hemoglobin yang berfungsi sebagai pemasok darah dan pembawa oksigen ke seluruh jaringan tubuh. Tingkatan yang rendah pada erythropoietin yang tidak mencukupi untuk menstimulasi tulang. Akibat adanya anemia ini, tubuh menjadi sering kelelahan, kurang suplai oksigen pada sel-sel darah merah terutama pada mereka yang aktif bekerja, serta terjadinya peningkatan kadar asam tubuh yang tidak mampu dikendalikan oleh ginjal yang telah rusak atau gagal.

6. Banyaknya limbah atau sisa metabolisme tubuh yang tidak dapat dikeluarkan oleh ginjal yang telah rusak, sehingga mengalami penurunan nafsu makan, kelesuan, dan tubuh yang cepat meras lelah. Hal demikian akan semakin melumpuhkan keadaan tubuh menjadi lemah, dimana fungsi mental akan semakin berkurang dan koma dapat terjadi.

Ginjal tak mampu mengendalikan kenaikan asam di dalam tubuh sehingga pernapasan menjadi lebih cepat dan keras yang membuat kerja paru-paru semakin berat untuk menstabilkan keasaman dengan mengeluarkan karbondioksida. Tekanan darah mungkin naik karena kelebihan cairan, dan kelebihan cairan ini dapat tersimpan didalam paru-paru, menyebabkan gagal jantung congestiv (congestive heart failure).

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment

Penyakit Gagal Ginjal

Penyakit gagal ginjal merupakan suatu penyakit yang menyerang organ ginjal, organ yang sangat penting bagi kehidupan manusia. Penyakit gagal ginjal adalah penyakit yang disebabkan oleh penurunan atau matinya fungsi organ ginjal yang tiak lagi mampu bekerja secara optimal dalam menyaring pembunagan elektrolit tubuh, ketidakmampuan organ ginjal untuk menjaga keseimbangan cairan dan zat kimia tubuh seperti sodium dan kalium di dalam darah atau saluran kandung kemih yang menyimpan urine.

Penyakit gagal ginjal merupakan penyakit yang cukup serius dan kronis, penyakit gagal ginjal ini timbul karena kemungkinan adanya infeksi atau luka pada ginjal itu sendiri. Penyakit gagal ginjal dapat menyerang siap saja terutama lebih sering hinggap pada mereka yang masih berusia dewasa muda, namun dari banyaknya kasus penyakit gagal ginjal ini paling banyak hinggap pada mereka yang berusia lanjut.

Penyebab dari penyakit gagal ginjal itu sendiri dibawa adanya penyakit lainnya yang berdampak langsung pada organ ginjal. Penyebab lainnya dari penyakit gagal ginjal umumnya dari konsumsi air mineral yang kurang dari jumlah kebutuhan tubuh akan cairan, banyak berkemih namun jarang konsumsi air mineral, sehingga membuat ginjal menjadi kering yang pada akhirnya hanya membuat kerusakan pada ginjal yang tidak mampu menyeimbangkan zat yang dalam tubuh.

Manusia memiliki 2 pasang ginjal yang terletak di belakang perut atau abdomen. Ginjal manusia teletak dibagian kanan dan kiri tulang belakang, dibawah hati dan limpa dan dibagian atas (superior) ginjal terdapat kelenjar adrenal. Ginjal manusia terbungkus oleh dua lapisan lemak yang berfungsi untuk menghindari guncangan pada ginjal.

Gambar organ ginjal manusia

Berikut beberapa fungsi ginjal bagi tubuh manusia, diantaranya :

1. Ginjal sebagai media organ yang berfungsi untuk menyaring dan membersihkan darah dari zat-zat sisa metabolisme tubuh

2. Mengeksresikan atau menyeimbangkan zat yang jumlahnya berlebihan

3. Reabsorbsi (penyerapan kembali) elektrolit tertentu yang dilakukan oleh bagian tubulus ginjal

4. Menyeimbangkan asam basa dalam tubuh manusia

5. Menghasilkan zat hormon yang dapat membantu pembentukan dan mematangkan sel-sel darah merah di sumsum tulang

6. Mengatur pH dan mempertahankan pH plasma darah pada kisaran 7,4 melalui pertukaran ion hidronium dan hidroksil. Akibatnya, urine yang dihasilkan dapat bersifat asam pada pH 5 atau alkalis pada pH 8.

Penyakit gagal ginjal yang disebabkan oleh banyak faktor yang kemungkinan adanya penyakit kronis atau terdeteksinya penyakit terdahulu yang kemudian beimbas kepada kerusakan organ ginjal. Beberapa penyakit yang menyebabkan kerusakan dan kegagalan fungsi organ ginjal seperti penyakit tekanan darah tinggi (hipertensi), diabetes mellitus, adanya gangguan pada saluran kemih seperti terdapat batu kemih di saluran kemih, kelainan autoimun, menderita penyakit kanker, penyakit kista, rusaknya sel penyaring pada organ ginjal akibat peradangan yang terdapat luka atau infeksi pada ginjal akibat darah tinggi atau yang disebut dnegan glumerulonephritis.

Tak hanya itu akibat dari kegagalan fungsi organ ginjal jika tidak segera diatasi akan berakibat buruk yang membawa pada faktor resiko penyakit lainnya yang mudah timbul seperti muntaber, perdarahan, hepatitis, pre-eklampsia, TBC, sifilis dan penyakit lainnya.

Dalam ilmu kedokteran penyakit gagal ginjal memiliki 2 jenis gagal ginjal akut dan gagal kronik. Penyakit gagal kronik merupakan tahap akhir dari penyakit gagal ginjal yang sebenarnya, banyak penderita gagal ginjal yang mengharuskan dirinya untuk cuci darah yang dapat dilakukan setiap seminggu sekali, 2 minggu sekali yang tentunya memakan biaya yang cukup mahal dalam 1 kali pengobatan cuci darah yang kemudian diharuskan mengkonsumsi obat-obatan untuk mempertahankan kondisi kesehatan yang tentunya memberi efek negatif dari konsumsi obat-obatan secara terus-menerus juga berakibat fatal pada kerusakan organ tubuh lainnya.

Posted in Ginjal, Penyakit Gagal Ginjal | Tagged , , , , , , , , , , , , , | Leave a comment